4 Fakta Negara Turki

Turki merupakan negara warisan kerajaan Turki Ustmani, atau yang biasa dikenal dengan nama Ottoman. Bangunan bersejarah, pemandangan alam, budaya, yang menjadi daya tarik bagi para wisatawan lokal maupun interlokal. Turki memiliki masa lalu, yang bisa dibilang unik. Turki sendiri merupakan awal negara yang dibentuk kerajaan Romawi (konstantinopel), kemudian berganti nama pada masa kerajaan ottoman (Istambul). Turki menjadi saksi hidup dari kehidupan jaman dulu kerjaan besar dunia. Mengunjungi turki akan menjadi pengalaman yang menyenangkan, tanpa banyak basa basi lagi, disini akan saya sampaikan 4 fakta negara Turki.

  1. Memiliki Pasar Tertua dan Terbesar di Dunia

Turki memiliki pasar yang luar biasa dan ikonik serta terkenal didunia. Nama temapt ini adalah Grand Bazaar. Pasar ini memiliki luas ribuan hektar serta lorong lorong yang banyak dan membingungkan. Ada sekitar 3000 toko, yang menjual berbagai pernak pernik khas turki. Pasar ini ada sejak tahun 1455 dan dibangun tak lama setelah kontrol ottoman konstantinopel.

  1. Santa Claus Berasal Dari Turki

Pada dasarnya mayoritas penduduk Turki adalah Islam. Beberapa daerah di Turki dikatakan sebagai tempat penting untuk perjalanan agama kristen. Salah satunya patara dimana ia mengatakan ini adalah tempat kelahiran saint nicholas atau santa claus. Selain itu, ia juga mengatakan jika suatu daerah di turki digunakan sebagai retret oleh perawan maria, tepatnya di ephesus.

  1. Bunga Tulip Adalah Turki Bukan Belanda

Sebagian besar dari kkita menganggap bunga tulip berasal dari Belanda. Ternyata bunga tulip sudah ditemukan sejak masa kerajaan Ottoman di abad ke 16. Kemudian Belanda menerima benih tulip yang dibawa oleh wakil Turki, salain itu Turki juga memperkenalkan kopi dan buah ceri ke dataran Eropa lainnya.

  1. Kapal Nabi Nuh diemukan di Turki

Selain umat Islam, ternyata yahudi dan nasrani pun mempercayai pada kisah Nabi Nuh beserta kisah Kapal raksasa bahtera. Selama bertahun tahun lamanya, peneliti mencari bukti kapal besar Nabi Nuh ini, dan sampai akhirnya mereka menemukan jejak kapal Nabi Nuh di gunung Ararat, Turki.

Perkiraan Berbagai Lembaga Survey Pilkada Jakarta 2017

Pemilihan Gubernur dan wakil gubernur Jakarta 2017 kini memasuki tahap kampanye. Ketiga pasangan yang sedang aktifnya berkampanye berusaha untuk menarik simpati warga. Selain melalui kampanye ketiga pasangan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni, Ahok-Djarot, dan Anies-Sandiaga Uno juga berusaha meraih simpati warga melalui debat yang sudah berlangsung dua kali.

Dengan adanya hal tersebut berbagai lembagai survey sudah mengeluarkan berbagai survey untuk melihat elektabilitas masing-masing calon jelang pilkada Jakarta yang akan diselenggarakan pada tanggal 15 februari 2017. Survey dari berbagai lembaga ini hampir menggunakan metode yang sama. Meskipun hasilnya berbeda-beda.

Poltracking Indonesia

Lembaga survey Poltracking Indonesia mempunyai prediksi bahwa elektabilitas pasangan Agus-Sylvi unggul dari kedua pasangan lainnya yaitu sebesar 27,92%. Kemudian disusul dengan pasangan Ahok-Djarot sebesar 22,00%. Posisi terakhir dari segi elektabilitas, pasangan Anies-Sandi mendapatkan persentase sebesar 20.42%. Namun lembaga ini memiliki survey mengenai simulasi berlangsungya Pilkada Jakarta menghasilkan suara yang unggul untuk pasangan Agus-Sylvi sebesar 45.92%. kemudian di peringkat kedua Ahok-Djarot meraih suara sebesar 24,83%.

LSI Denny JA

Berbeda dari lembaga survey Poltracking Indonesia, lembaga survey Indonesia Denny JA menyimpulkan jika elektabilitas Ahok-Djarot berada di peringkat bawah yaitu sebesar 10,6 %. Kemudian lembaga ini juga memprediksi jika pasangan Ahok-Djarot kemungkinan besar akan tersingkir pada pemilihan Gubernur dan Calon gubernur Jakarta pada putaran pertama. Namun berbeda dengan pasangan Ahok-Djarot, pasangan Anies dan Sandi memperoleh persentase yang tinggi dari segi elektabilitas yaitu sebesar 31.90%. Kemudian di peringkat kedua disusul oleh pasangan Agus-Sylvi yaitu sebesar 30,90%.