4 Makanan Khas Jawa Barat

Ciri makanan khas Jawa barat adalah rasa pedasnya. Buat anda yang doyan makan dengan makanan pedas, karena identi dengan udaranya yang dingin dan sejuk, tidak musim kemarau apalagi musim hujan. Nah untuk menghangatkan tubuh digunakanlahcabe sebgai penghangat alami. Tapi buat anda yang tidak suka makanan pedas, ada juga makanan yang tidak pedas khas Jawa barat. Tanpa banyak panjang lebar lagi, disini akan saya sampaikan 4 makanan khas jawa barat.

  1. Cireng

Cireng adalah makanan pedas yang sangat digemari masyarakat Jawa barat. Cireng itu singkatan Aci di goreng, mungkin yang menjadi ciri khas makanan dari jawa barat adalah kreatifitas dalam memberi nama pada makanan yang banyak disingkat. Cireng terbuat dari tepung tapioka (Aci) dan dilamnya terdapat bumbu kacang yang pedas.

  1. Kerupuk Malarat

Kerupuk melarat ini adalah kerupuk khas cirebon. Dinamakan melarat, karena pada jaman dahulu untuk mendapatkan minyak goreng adalah sesuatu yang mahal dan langka, dan untuk mensiasati minyak goreng tersebut, maka munculah ide menggoreng menggunakan pasir.

  1. Karedok

Karedok juga merupakan makanan khas Jawa barat yang pedas. Karedok terbuat dari sayur sayuran mentah seperti kol, kacang panjang, terong bulat, bawang putih, cabe merah, kencur, kacang tanah goreng, air asem, gula merah, garam, dan terasi.

  1. Batagor dan Siomay

Mungkin makanan ini sudah tidak asing lagi di indonesia, terlebih di kalangan masayarakat Jawa barat. Batagor dan Siomay terbuat dari tahu yang berisi adonan tepun dan ikan, dan kemudian digoreng kedalam minyak yang panas.

4 Manfaat Dari Sinar Matahari

Banyak sumber yang mengatakan bahwa salah satu faktor yang membuat bumi kita ini dapat ditinggali adalah karena bumi mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup. Sinar matahari sendiri mempunyai peran dan manfaat penting bagi kelangsungan hidup manusia bumi. Apa sajakah manfaat matahari bagi kehidupan kita? Tanpa banyak panjang lebar lagi, disini saya akan sampaikan 4 manfaat dari sinar matahari.

  1. Membantu proses Pengeringan

Untuk manfaat yang satu ini, sudah tidak perlu diragukan lagi, seperti mengeringkan pada pakaian yang kita cuci, pengeringan ikan asin, kerupuk, dan masih banyak lagi. Selain itu matahari juga membantu proses pembuatan garam, serta pada pembentukan awan dengan menguapkan permukaan yang berair sehingga air tersebut menguap dan mengkristal membentuk awan.

  1. Mengatur Tata Surya

Matahari merupakan pusat dari tata surya, maka planet dan satelitnya berevolusi dan berotasi mengelilingi matahari. Hal ini dikarenakan oleh gaya gravitasi matahari yang menarik planet sedemikian hingga planet planet berevolusi mengelilinginya.

  1. Membantu Manusia Beristirahat Dengan Baik

Menurut para peniliti, tubuh manusia perlu terkena sinar matahari, kurang lebih 6 jam setiap harinya. Hal ini dikarenakan sinar matahari dapat membugarkan tubuh pada siang hari. Sedangkan setelah petang, semakin malam agak larut, individu akan merasa mengantuk seiring dengan mereka yang terkena cahaya matahari.

  1. Membantu Membakar Lemak

Manfaat lainnya adalah, membantu membakar lemak. Tak hanya membakar lemak pada bagian kulit, ternyata sinar matahari juga membakar lemak didalam tubuh. cahaya matahari juga sedang diteliti karena ada asumsi bahwa sinar matahari dapat memaksimalkan fungsi metabolisme tubuh.