Struktur Organisasi Mayora Vertikal Dan Horizontal

Struktur organisasi Mayora sebenarnya hampir sama dengan struktur organisasi yang ada pada berbagai lembaga perusahaan lainnya. Struktur organisasi sendiri merupakan sebuah garis hirarki atau bertingkat yang bisa mendeskripsikan adanya beberapa komponen. Dalam hal ini komponen yang dimaksud adalah bebagai komponen yang turut menyusun perusahaan.

Memang pada dasarnya setiap orang yang terlibat ke dalam suatu perusahaan secara otomatis akan memiliki suatu hubungan yang termasuk ke dalam struktur organisasi. Hubungan dalam struktur organisasi ini umumnya terdiri dari beberapa jenis yaitu vertikal dan horizontal. Tentu saja baik hubungan vertikal maupun hubungan horizontal pada dasarnya berbeda. Sebab setiap jenis hubungan ini memiliki posisi dan fungsinya masing-masing.

Hubungan Vertikal

Hubungan vertikal yang terjalin pada struktur organisasi perusahaan pada dasarnya mengarah dari atas ke bawah. Jadi dalam hal ini hubungan vertikal ini cenderung berjalan mulai dari jajaran pimpinan hingga menuju ke pegawai yang berada di tingkat bawahnya. Umumnya hal ini terjadi karena adanya fungsi directing atau fungsi supervisi yang dilakukan oleh jajaran atasan perusahaan kepada bawahannya.

Hal seperti ini juga bisa dijumpai di PT Mayora yang tentunya diwarnai dengan adanya aktivitas pengawasan dan supervisi dari pihak atasan ke bawahan. Melalui aktivitas ini maka diharapkan agar nantinya seluruh staf yang terlibat di dalam suatu perusahaan bisa bekerja dengan baik dan secara optimal. Maka pada akhirnya nanti hasil pekerjaan bisa menjadi lebih maksimal.

Hubungan vertikal ini misalnya  saja digambarkan oleh adanya supervisi ataupun pengawasan dari dewan komisaris kepada bagian direksi perusahaan. Demikian pula nantinya direktur perusahaan juga akan melakukan supervisi ke berbagai macam divisi. Dalam hal inilah hubungan vertikal terjadi karena adanya hubungan dari suatu jenjang ke jenjang berikutnya.

Hubungan Horizontal

Selain hubungan vertikal rupanya ada pula hubungan horizontal di berbagai perusahaan termasuk pula di PT Mayora. Hubungan horizontal ini tentu saja berbeda dari hubungan vertikal. Sebab pada dasarnya hubungan horizontal ini lebih menggambarkan adanya hubungan yang bersifat mendatar. Artinya hubungan ini terjadi antara pihak yang satu dengan pihak lain yang memiliki tingkat cenderung sejajar.

Misalnya saja seperti hubungan yang terjalin antara departemen atau divisi yang satu dengan departemen atau divisi yang lain. Seperti hubungan antara divisi produksi dengan pemasaran atau mungkin hubungan divisi gudang dan divisi marketing dan masih banyak lain divisi yang bisa digambarkan dalam hubungan horizontal ini.

Namun umumnya dalam hubungan yang bersifat horizontal ini tentunya hubungan yang terjalin cenderung mengutamakan adanya jalinan kerja sama. Jadi masing-masing divisi atau departemen bisa saling bekerja sama dalam memberikan hasil yang terbaik untuk perusahaan. Umumnya pula masing-masing divisi saling berkaitan sehingga diperlukan adanya komunikasi yang tepat.

Struktur organisasi Mayora yang terdiri dari beberapa jenis seperti di atas tentu akan membantu dan mempermudah perusahaan. Terutama dalam hal meningkatkan produktivitas seluruh SDM yang terlibat di dalam perusahaan. Tidak hanya itu saja tetapi adanya berbagai macam hubungan tersebut maka diharapkan agar komunikasi dari masing-masing atau tiap-tiap divisi di perusahaan bisa terjalain dengan lebih baik lagi. Kondisi yang seperti ini pada akhirnya nanti akan membuat perusahaan menjadi semakin maju dan berkembang dengan baik. Maka pencapaian tujuan dari perusahaan bisa dilakukan dengan lebih mduah karena adanya jalinan hubungan yang tepat baik hubungan vertikal maupun horizontal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *