Jakarta PSBB Lagi, Yuk Kontrol 5 Kebiasaan Ini Supaya Nggak Boros

https://lh4.googleusercontent.com/9umAvxBxur7baZAYtQti0Wb-CFvk0gzp6FEWSrNUpQGPaevg7dSa3v84LJ7R0RqnsBmTCzAaJ5N3OufWfFHlnVhZohQ1o5ZYQgx1EOc5frjN1rwDz5-nWHs6nmsxezzVfzOm0cCK

Selama masa pandemi dan PSBB, bisa belajar dan bekerja dari rumah tanpa halangan adalah berkah yang sangat perlu disyukuri. Walaupun begitu, bosan, jenuh, capek, dan ingin mengeluh, mungkin adalah perasaan yang tak tehindarkan selama beraktivitas di rumah aja. Wajar dan manusiawi. Sebab, dari yang awalnya seharian beraktivitas normal di luar, sekarang jadi nggak boleh ke mana-mana. 

Di satu sisi, bisa belajar atau kerja di rumah bisa bikin hemat uang transport untuk aktivitas sehari-hari sebelum pandemi. Tapi di sisi lain, di rumah aja juga sangat berpotensi meningkatkan biaya-biaya rutin lainnya yang harus dibayarkan seperti listrik. Nggak heran, karena seharian di rumah, lampu dan colokan charger laptop jadi harus nyala terus. Belum lagi kalau bosan, capek, dan jenuh, pelariannya jadi belanja online atau pesan makanan. 

Kalau lama-lama begitu, tentu yang jadi nggak sehat adalah kondisi keuangan. Padahal, selama pandemi, sebisa mungkin pengeluaran perlu ditekan dan prioritas kebutuhan perlu diatur ulang agar kondisi keuangan tetap sehat dan bisa digunakan untuk kebutuhan darurat. Jangan sampai lengah! Jika kamu punya 5 kebiasaan ini selama di rumah aja, yuk segera dikontrol atau disetop demi kondisi keuangan yang lebih baik. 

Online window shopping yang berujung impulsive buying

Pasti seger rasanya menghabiskan waktu untuk ngeliatin flash sale di Shopee, Tokopedia, Lazada, dan e-commerce lainnya yang kerap masif dalam mengadakan promo belanja selama pandemi. Tanpa sadar, satu-satu produk dimasukkan ke wishlist hingga akhirnya tergoda check out dan bikin bertambah pengeluaran. Padahal, belum tentu barang yang dibeli dibutuhkan. Hanya karena ‘lucu’, ‘siapa tau nanti butuh’ atau sayang promonya, jadi terpaksa dibeli. Hayo, apakah kamu sering begini?

Meski barang yang dibeli nggak mahal-mahal amat, kalau keseringan total jumlahnya juga bisa jadi banyak lho. Harusnya uangnya bisa ditabung, jadi harus dikeluarkan untuk hal kurang penting. Nah, untuk mengatasi ini, salah satu solusinya adalah disiplin pada anggaran keuangan dan belanja yang sudah dibuat. Jangan sampai melewati batas. Kalau bisa, buka aplikasi e-commerce hanya dilakukan jika ada barang yang benar-benar dibutuhkan. Misalnya, mau beli beras untuk 1 bulan. Berat memang, tapi harus dicoba kalau mau kondisi keuangan tetap aman!

Pakai Pay Later atau Kredit Online

Godaan belanja bukan hanya datang dari promo e-commerce semata, tapi juga banyaknya tawaran pay later atau kredit online dengan limit dan suku bunga yang menggiurkan. Mulai dari OVO Pay Later, Shopee Pay Later, ataupun Kredivo

Gimana nggak, contohnya Kredivo, kredit online yang satu ini bisa kasih limit s.d Rp 30 juta bagi pengguna dan dapat digunakan untuk belanja tanpa bunga untuk tempo pembayaran 30 hari ataupun cicilan tenor s.d 12 bulan khusus untuk minimum pembelanjaan Rp 1 juta ke atas. Plus, suku bunga Kredivo paling rendah dibanding pay later lain, seperti Shopee dan OVO. Suku bunga cicilan Kredivo cuma 2,6% per bulannya dan bisa dipakai untuk transaksi di ratusan e-commerce & merchant seperti Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Blibli, dll. 

Di satu sisi, aplikasi pay later atau kredit online tanpa kartu kredit kayak Kredivo bisa sangat membantu dalam hal memenuhi kebutuhan dan mempermudah transaksi. Di sisi lain, kalau penggunaannya nggak bijak apalagi impulsif mentang-mentang saldo/limitnya masih banyak, malah bisa jadi bumerang buat kondisi keuangan, lho. Kalau kamu pengguna aplikasi pay later atau kredit online, yuk segera cek lagi histori transaksimu. Jangan sampai ada yang kelewatan dibayar atau terlalu over penggunaannya ya. 

Nyalain AC nonstop seharian

Selain lampu, AC di rumah adalah alat yang harus diperhatikan dan dikontrol pemakaiannya selama beraktivitas di rumah aja. Sebab, pemakaian AC yang nonstop seharian pasti bisa bikin jebol tagihan listrik. Apalagi kalau kamu menggunakan listrik pascabayar. Hati-hati kaget pas dapat jumlah tagihan di akhir bulan ya! Untuk mengurangi penggunaan AC selama beraktivitas di rumah, kamu bisa membuka pintu atau jendela lebar-lebar agar udara masuk dan nggak gerah. Alternatif lain, kamu bisa membeli kipas angin untuk dinyalakan di waktu siang sebagai langkah menghemat listrik. 

Keseringan pesan makanan online

Kalau nggak ada waktu buat masak karena padatnya pekerjaan di rumah atau harus stand by di depan laptop, mungkin bisa dimaklumi & pesan makan online bisa jadi opsi terbaik. Tapi, kalau dikit-dikit pesan makan online karena tergiur promo, bosan, atau jenuh, bisa-bisa di tanggal tua cuma makan nasi pake kecap, deh. Jangan sampai kecanduan. Yuk, segera kurangi kebiasaan yang satu ini kalau mau anggaran bulanan tetap sehat dan bisa menabung lebih. Pesan makan online bisa dijadikan sebagai self reward atau refreshment yang dilakukan di akhir pekan atau beberapa kali dalam sebulan. Jangan sering-sering, ya. 

Banyak berlangganan platform hiburan berbayar

Platform hiburan berbayar seperti Netflix, Spotify, Disney Plus dan sejenisnya juga termasuk yang gencar mengadakan promosi selama masa pandemi. Sebab, momentumnya “pas” karena produk-produk ini menawarkan solusi mengusir rasa bosan dan jenuh selama di rumah aja. Meski tiap produk atau platform hiburan punya keunggulannya masing-masing, tapi jangan sampai berlangganan terlalu banyak platform kalau mau tetap hemat dan uangmu tidak keluar sia-sia. Kalau memang diperlukan, pilih salah satu yang paling disukai atau menurutmu fiturnya paling lengkap. Atau, kamu bisa manfaatkandulu promo coba gratis dari tiap platform untuk makin memantapkan pilihan. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *